KESADARA BERBAHASA
Bahasa muncul dari ujaran orang seorang dan merupakan hasil aktivitas manusia,maju mundurnya suatu bahasa bergantung pada tiap pemakai bahasa.
Pengertian berbahasa,bahasa merupakan suatu kebutuhan yang menimbulkan sikap,bagaimana ia bertingkah laku dalam menggunakan bahasa.apakah kesadaran berbahasa itu?yang di maksud kesadaran berbahasa adalah sikap seseorang baik secara sendiri(individu)maupun secara bersama=-sama bertanggung jawab,sehingga menimbulkan memiliki suatu bahasa.di dalam definisi ini terdapat cirri-ciri:
· Sikap terhadap bahasa dan berbahasa
· Tanggung jawab terhadap bahasa dan berbahasa
· Rasa ikut memiliki bahasa
· Berkemauan dan membina mengembangkan bahasa
Orang yang menguasai satu bahsa disebut monolingual,dan orang yang memiliki dua bahasa disebut bilingual atau dwibahasawan,sedangkan orang yang memiliki lebih dari dua bahasa di sebut multilingual.artinya di samping menguasai bahasa ibunya dia juga menguasai bahasa Indonesia.ciri orang yang brtanggung jawab terhadap suatu bahasa dan oemakaian bahasa adalah :
· Selalu berhati-hati dalam menggunakan bahasa
· Tidak merasa senang melihat orang yang mempergunakan bahasa secara serampangan
· Memperingatkan pemakai bahasa kalau ternyata ia membuat kekeliruan
· Tertarik perhatiannya kalau orang menjelaskan hal yang berhubungan dengan bahasa
· Dapat mengoreksi pemakaian bahasa orang lain
· Berusaha menambah pengetahuan tentang bahsa tersebut
· Bertanya kepada ahlinya kalau menghadapi persoalan bahasa
Sikap positif bahasa dan berbahasa menghasilkan perasaan memiliki bahasa,maksudnya bahasa sudah di anggap kebutuhan pribadi yang esensial,milik pribadi,dijaga dan di pelihara.
Bahasa adalah sesuatu yang kita dapat dengan proses belajar yang kemudian harus kita sadari bahwa bahasa itu adalah milik kita,bukti keikutsertaan itu terutama ternyata dari pemakaian bahsa yang tertib partisipasi seperti ini kita namakan partisipasi informal.
Yang di sebut partisipasi formal bahwa kita ikut berpartisipasi dalam porum diskusi,atau loka karya,seminar dan sebagainya.dan juga tidak semua pemakaian bahasa di haparkan berpartisipasi secara formal yang di harapkan kita berpartisifasi secara informal.
Add to Cart
0 komentar:
Posting Komentar